Menu

Minggu, 13 November 2016

Perkembangan Islam di Amerika Latin




Pertumbuhan muslim di Amerika Latin mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Efek yang sangat besar terlihat pada Amerika latin. Amerika bagian Latin di AS secara demografis dianggap tumbuh paling cepat serta merupakan kelompok Muslim yang paling cepat berkembang di Amerika. Meskipun belum banyak data statistik, diperkirakan terdapat 150.000 komunitas Latino di AS yang pindah menganut agama Islam.
Kecenderungan meningkatnya mualaf Hispanik Islam telah dilacak oleh Masyarakat Islam Amerika Utara, yang pada tahun 2006 memperkirakan ada sekitar 40.000 Muslim Latino di AS Beberapa tokoh masyarakat mengatakan pertumbuhan demografis baru-baru ini berakar pada pengalaman imigrasi bersama dan retorika politik negatif yang dianggap sebagai anti-Muslim. Mark Gonzales, seorang penyair Muslim dan artis di California mengatakan bahwa penargetan petugas imigrasi terhadap etnis Meksiko dan Muslim setelah serangan teror 9/11 membantu dua demografi tersebut menemukan kesamaan.
“Islam itu termasuk agama yang penyebarannya sangat cepat di dunia, dan Latin yang masuk Islam meningkat lebih tinggi daripada (agama) lainnya,” kata Gonzalez, seorang keturunan Meksiko-Amerika dan Perancis-Amerika serta masuk Islam 12 tahun lalu. Jihad Turk, presiden Bayan Claremont, seorang lulusan sekolah Islam di California, mengatakan bahwa Islam adalah yang paling mirip dengan keyakinan Katolik. Muslim percaya pada banyak cerita yang terkandung dalam Alkitab Kristen, termasuk para nabi, katanya.
“Muslim tidak hanya percaya pd Allah dan Perintah Allah, tetapi juga percaya bahwa Yesus Kristus (Nabi Isa AS) dilahirkan oleh Perawan Maria dan kisahnya diceritakan dalam Al-Quran secara lebih rinci drpd yg diceritakan dalam Injil,” kata Turk. Organisasi Bayan Claremont telah terbentuk di AS untuk membantu penggabungan komunitas Latino dan Muslim. Menurut Pew Center Study, 4 persen Muslim Amerika adalah Hispanik, dan satu dari 10 Muslim kelahiran AS mengklaim sebagai etnis Hispanik. Mualaf Muslim Hispanik telah meningkat lebih banyak selama lebih dari 10 tahun, menurut laporan Pew. Gelombang pertama mualaf Muslim Hispanik datang pada 1980-an dan 90-an. Analsis oleh Divinity School di University of Chicago mengatakan bahwa sebagian besar dipengaruhi oleh Afrika-Amerika yang merupakan bagian dari Nation of Islam.
Gelombang kedua mualaf datang setelah adanya tragedi 9/11 ketika minat masyakat dalam Islam dan Muslim meningkat di Amerika Serikat, dan gelombang ketiga adalah karena upaya penjangkauan yang dilakukan oleh Muslim-Hispanik seperti Islam in Spanish organizations, sebuah situs yang berbasis di Houston yang berfokus pada menterjemahkan teks-teks Islam. Situs web lain, Latinodawah.org menyediakan daftar kelompok-kelompok Muslim Amerika Latin di seluruh negeri dan juga memiliki daftar panjang kelompok-kelompok di seluruh Amerika Latin, memberikan kesempatan bagi mereka untuk menjaring dan menjangkau yang lain. Katherine Ewing, seorang profesor agama di Columbia University juga sepakat bahwa ada peningkatan jumlah Amerika Latin yang masuk Islam, dan dalam sebuah wawancara lebih dari dua tahun lalu ida mengatakan bahwa jumlah mualaf Amerika Latin berkisar antara 50.000 dan 100.000 orang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar